Total Tayangan Laman

Senin, 12 Maret 2012

MORFOLOGI DAN KLASIFIKASI TANAH


1.      Apa itu morfologi tanah ?
Morfologi tanah pertama kali dikemukakan oleh Goethe dalam tahun 1817. Istilah ini awalnya hanya dipergunakan dalam ilmu hayat seperti ilmu tumbuhan (botany) dan ilmu hewan (zoology), tetapi kemudian hampir semua ilmu pengetahuan alam mempergunakannya. Morfologi bukan suatuj ilmu melainkan sarana sesuatu ilmu, merupakan cara yang digunakan dalam penyhelidikan-penyelidikan ilmiah (Darmawijaya, 1997).
2.      Sebutkan ciri-ciri morfologi tanah ?
a.       Warna
b.      Tekstur
c.       Struktur
d.      Konsistensi
e.       pH tanah
f.       Perakaran, dan
g.      Bahan-bahan kasar atau bentukan-bentukan istimewa (Darmawijaya, 1997).
3.      Jelaskan proses terbentuknya tanah !
Menurut Darmawijaya (1997), proses pembebntukan tanah dalam garis besarnayh dibedakan atas :
a.       Proses pelapukan
Misalnya proses hancurnya batuan secara fisik, proses berubahnya feldspat menjadi lempung secara kimia.
b.      Proses perkembangan tanah
Misalnya terbentuknya horizon tanah, latosolisasi, podzolisasi, dan lain-lain.
4.      Apa syarat utama terbentuknya tanah ?
a.       Tersedianya bahan asal,
b.      Adanya faktor yang mempengaruhi bahan asal (darmawijaya, 1997).
5.      Sebutkan faktor-faktor pembebntukan tanah !
a.       Bahan induk
b.      Iklim
c.       Kehidupan (jasad hidup)
d.      Topografi
e.       Waktu (Darmawijaya, 1997).
6.      Apa tujuan klasifikasi tanah ?
Klasifikasi tanah bertujuan untuk melengkapi pengetahuan, sehingga sifat-sifat dan segala yang berhubungan dengan tanah lebih mudah diingat dan dimengerti untuk tujuan tertentu. Tujuan akhir dari klasifikasi tanah adalah kepuasan maksimum dari keinginan manusia yang bergantung pada penggunaan tanah. Oleh karenanya memerlukan pengelompokan tanah dengan sifat yang sama, sehingga lahan-lahan tersebut dapat dikelola seefisien mungkin untuk memproduksi tanaman (Foth, 1998).
7.      Sebut dan jelaskan beberapa golongan sistem klasifikasi tanah !
a.       Sistem klasifikasi tanah atas dasar bonita
Sistem klasifikasi semacam ini bersifat statik dan hanya berdasarkan satu atau dua sifat tanah hasil pengamatan.
b.      Sistem klasifikasi tanah atas dasar geologi
Dalam sistem ini umumnya tanah dianggap sebagai bagian geologi, sehingga klasifikasi tanah didasarkan atas bagian-bagian atau cabang-cabang geologi seperti petrografi, mineralogi, geomorfoloig dan lain-lain.
c.       Sistem klasifikasi tanah atas dasar hasil analisis laboratorium
Klasifikasi tanah ini berdasarkan tekstur dan susunann kimia tanah.
d.      Sistem klasifikasi tanah genetik
Sistem ini merupakan kelanjutan sistem geologi yang mempergunakan satu atau dua faktor genese tanah sebagai dasar.
e.       Sistem klasifikasi tanah morfologik
Dasar yang dipergunakan dalam klasifikasi ini yaitu genese dan morfologi. Sistem ini dibagi menjadi tiga, yaitu :
-          Sistem klasifikasi tanah oleh Clarke (1957, Inggris)
-          Sistem klasifikasi tanah USDA 1938
-          Peta tanah dunia FAO-UNESCO (Darmawijaya, 1997)
8.      Apa saja dasar-dasar umum klasifikasi tanah ?
a.       Klasifikasi tanah adalah alat untuk mempermudah mengingat sifat berbagai macam golongan jenis tanah supaya lebih bermanfaat dan lebih mempermudah penggunaan tanahnya.
b.      Sistem klasifikasi tanah harus cukup peka utnuk dapat menerima perubahan-perubahan akibat kemajuan ilmu pengetahuan.
c.       Sistem klasifkasi tanah mencakup berbagai tingkat kategori masing-masing dicirikan oleh kriteria sesuai dengan prinsip-prinsip taksonomi.
d.      Satuan-satuan tanah dipilih dari sejumlah ciri-ciri morfologi tanah dalam batas-batas tertentu.
e.       Salah satu tujuan pemetaan tanah ialah memilahkan tanah sesuai dengan ciri-ciri morfologi profil tanahnya.
f.       Satu satuan jenis tanah meliputi suatu lahan (landscape) menurut batas-batas tertentu.
g.      Peta hasil pemetaan tanah ideal memperlihatkan satuan-satuan taanah (Darmawijaya, 1997).
9.      Apa fungsi dari profil tanah ?
a.       Untuk mengetahui kedalaman lapisan olah (lapisan tanah atas = O-A) dan solum tanah (O-A-E-B)
b.      Kelengkapan atau differensiasi horison pada profil
c.       Untuk mengethui warna tanah (Madjid, 2008).


Darmawijaya, Isa. 1997. Klasifikasi Tanah. Yogyakarta : UGM Press
Foth, Henry D. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Yogyakarta : UGM Press
Madjid, Abdul. 2008. Definisi Tanah, Fungsi dan Profil Tanah. http://dasar2ilmutanah.blogspot.com. [Online] diakses tanggal 9 february 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar